Bimtek Kurikulum Merdeka Diminta Jadi Indikator Belajar Mengajar dan Membuat Soal Sinkron

- Redaksi

Rabu, 18 Oktober 2023 - 20:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta  – Staf Ahli Bidang Pemerintah Hukum dan Politik Seskab Kutim Tejo Yuwono mewakili Bupati Kutim di Pendopo Rujab Bupati Kutim buka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Modul Ajaran Kurikulum Merdeka SMPN 1 Sangatta Utara yang diikuti oleh guru-guru sekolah, Rabu (18/10/2023)

Pada kesempatan itu, Tejo Yuwono berharap kepada semua peserta bimtek bisa menyambut ilmu yang diberikan oleh narasumber dan sesuai harapan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kutim.

Baca Juga :   Bupati Kutai Timur Tegaskan Bisnis Matching Bukan Model Baru dan Fokus Peningkatan Kinerja

“Metode mengajar sekarang harus dengan humanis disisi lain ada pula paradoks. Seperti di daerah Bantu yakni guru yang mendidik muridnya malah dilaporkan ke penegak hukum oleh wali murid yang tak terima dengan pola mengajar dianggap kasar,” ucap Tejo.

Tejo menerangkan sudah banyak pergantian kurikulum pendidikan di beberapa tahun terakhir hingga ditetapkan kurikulum merdeka saat ini. Dari penerapan kurikulum-kurikulum itu terbentuk karakter anak yang bakal memegang estafet kepemimpinan di Indonesia.

Baca Juga :   Sekolah Diberi Tanggung Jawab Utama dalam Pengelolaan Beasiswa di Kutai Timur

“Dari rangkaian sederet kurikulum yang panjang diwajibkan tersebut. Indikator belajar dengan mengajar dan membuat soal terkadang tidak nyambung. Itulah kelemahannya. Maka dari itu melalui bimtek ini harusnya bisa meluruskan apa yang seharusnya,” tegas Tejo dihadapan Kasi Kurikulum Evaluasi dan pengembangan karakter peserta didik Disdik Kutim Citra, Pengawas SMP dan SD Sugiri yang juga sebagai narasumber dan guru-guru SMPN 1 Sangatta Utara.

Baca Juga :   Kuota Internet Sekolah Berubah Tahun 2025, Ronny Bonar Minta Penggunaan Diprioritaskan untuk Kegiatan Utama

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Sangatta Utara, Yetti Arika Desiviana menyampaikan bimtek penyusunan modul ajaran kurikulum merdeka dirasa sangat penting sekali. Karena untuk mengaplikasikan kurikulum itu kepada anak-anak didik nantinya.

“Dalam bimtek ini akan merefleksikan dan melakukan evaluasi segala konsep yang ada di penyusunan modul. Supaya transfer ilmu kepada anak-anak didik bisa sesuai yang diharapkan,” singkatnya.

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru