![]()
Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan berbagai program unggulan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat. Meski dinamika penganggaran terus berkembang, sejumlah program prioritas dipastikan tetap berjalan sesuai rencana.
Bupati Kutai Timur, Drs. H. Ardianyah Sulaiman, M.Si., memastikan bahwa dana untuk Rukun Tetangga (RT) tidak mengalami penurunan. Menurutnya, seluruh program yang melekat pada dukungan RT tetap dipertahankan.
“Dana RT tidak turun. Jadi program-program unggulan, insyaallah tetap berjalan,” ujarnya menegaskan.
Salah satu yang menjadi perhatian besar adalah program jaminan pekerja rentan, yang disebut sebagai komitmen perlindungan sosial bagi warga Kutai Timur. Ardianyah memastikan program tersebut tidak hanya berlanjut, tetapi juga terus diperluas jangkauannya.
“Jaminan pekerja rentan tetap, insyaallah. Programnya masuk dan tetap berlanjut. Bahkan kita akan terus mengejar target hingga 150 ribu orang,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa beberapa program pendukung lainnya tetap berjalan, termasuk fasilitas bagi RT yang saat ini proses realisasinya dilakukan bertahap.
“Program-program yang mendukung kinerja RT tetap berjalan. Sebagian sudah terealisasi, sebagian lainnya menyusul sesuai tahapan,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Ardianyah menyoroti porsi anggaran infrastruktur Kutai Timur. Ia menjelaskan bahwa komposisi ideal belanja daerah berada pada kisaran 60 persen untuk infrastruktur dan 40 persen untuk sektor lainnya. Melihat struktur anggaran yang ada, ia optimistis bahwa porsi infrastruktur pada tahun ini dapat melampaui angka tersebut.
“Idealnya 60–40. Tapi saya yakin porsi infrastruktur tahun ini lebih dari 60 persen. Kutai Timur baru berusia 26 tahun dan kebutuhan infrastruktur masih besar. Mudah-mudahan tahun terakhir ini kita bisa mencapai 60–70 persen sehingga ke depan Kutim lebih siap berkembang,” tutupnya.
Dengan berbagai program prioritas yang dipertahankan dan fokus infrastruktur yang diperkuat, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap percepatan pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

















