Yusuf Silambi Minta Media Teliti Keterlambatan Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan

- Redaksi

Sabtu, 11 Mei 2024 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yusuf Silambi, mengajak awak media untuk meneliti permasalahan terkait keterlambatan pembangunan Pelabuhan Kenyamukan dalam proyek Multi Year Contract (MYC).

Yusuf Silambi menyampaikan bahwa kelanjutan pembangunan Pelabuhan Kenyamukan sudah dimulai sejak tahun 2023 dengan harapan dapat selesai pada akhir tahun 2024. Namun, hingga saat ini, progres pembangunan belum mencapai titik yang diharapkan, meskipun anggaran untuk proyek tersebut sudah disiapkan.

Baca Juga :   Pandangan Fraksi KIR Minta Penjelasan Pemkab Kutim Terkait Peningkatan APBD Di Sidang Paripurna Ke 11

“Tapi kenyataannya hingga sekarang belum maksimal, sementara anggaran telah disiapkan,” ungkap Yusuf.

Menurut Yusuf, keterlambatan ini menjadi perhatian serius karena berdampak pada pengembangan infrastruktur penting di daerah tersebut. Ia menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan proyek pembangunan pelabuhan ini.

“Kami mengharapkan adanya transparansi dan akuntabilitas dalam proyek ini. Masyarakat perlu tahu apa yang menjadi hambatan dan langkah apa yang akan diambil untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana,” tambahnya

Baca Juga :   DPRD dan Pemkab Kutim Sepakati Raperda RPJPD 2025-20245

Masalah ini sudah berlarut, larut wartawan saja tiap tahun menanyakan perihal pembangunan jembatan. Pelabuhan tersebut pembangunannya seperti stak alias tidak jalan-jalan. Ini betul-betul menimbulkan pertanyaan.

Maka dari itu masyarakat pastinya menanyakan juga karena terpampang nyata di hadapan kita semua, apalagi tempat tersebut diujadikan sebagai objek wisata bagi masyarakat lokal bersama keluarhga.

Baca Juga :   Ketua DPRD Kutim Sebut Infrastruktur Pendidikan di Kota Sudah 100 Persen Rampung

Sehingga pertanyaan kapan dilanjutkan pembangunan. Jembatan terus saja dipertanyakan oleh masyarakat dan pemerintah harus segera memberi jawaban dengan melakukan percepatan pem,bangunan dari jembatan tersebut.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA